Friday, January 16, 2026

A10_Khaylla Alicia Putri_Tugas Mandiri 07

 Ringkasan 10 Poin Penting

1.  Informasi ilmiah adalah hasil penelitian sistematis yang dapat dipertanggungjawabkan, bersifat objektif, dan berbasis bukti.

2.  Jenis informasi ilmiah meliputi artikel jurnal, prosiding, skripsi/tesis, buku referensi, dan laporan penelitian.

3.  Informasi ilmiah dibutuhkan sebagai landasan teori, dukungan analisis, serta pencegahan duplikasi penelitian.

4.  Penelusuran informasi dilakukan dengan menentukan kata kunci, sinonim, dan memanfaatkan sumber terpercaya seperti Google Scholar, DOAJ, SINTA, dan GARUDA.

5.  Operator Boolean (AND, OR, NOT) serta filter pencarian membantu mempersempit atau memperluas hasil pencarian secara efektif.

6.  Aplikasi manajemen referensi seperti Zotero dan Mendeley memudahkan pengelolaan, penyimpanan, dan penulisan daftar pustaka.

7.  Evaluasi sumber harus memperhatikan akurasi, otoritas, objektivitas, cakupan, dan kekinian informasi.

8.  Penting untuk mendeteksi hoaks akademik dan jurnal predator melalui cross-referencing dan triangulasi sumber.

9.  Etika penggunaan informasi menuntut kejujuran, penghormatan hak cipta, serta transparansi dalam penulisan.

10.  Kutipan dan daftar pustaka harus konsisten, sesuai gaya penulisan (APA, MLA, Chicago), dan mencakup sumber konvensional maupun non-konvensional.



PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa perbedaan antara informasi ilmiah dan informasi populer? 
    = Ilmiah: berbasis riset, objektif, terpublikasi di jurnal/konferensi, dapat diverifikasi.
    Populer: ditujukan untuk umum, lebih sederhana, sering muncul di media massa, tidak selalu berbasis penelitian.

  2. Bagaimana cara menelusuri informasi ilmiah yang valid di internet?
    = Gunakan database akademik (Google Scholar, DOAJ, SINTA, GARUDA). Tentukan kata kunci spesifik dan gunakan operator Boolean (AND, OR, NOT). Periksa reputasi penerbit dan indeksasi jurnal. 

  3. Sebutkan kriteria untuk menilai kredibilitas sebuah jurnal ilmiah
    = Akurasi isi, reputasi penerbit, keberadaan peer-review, indeksasi (Scopus, Web of Science), keterbaruan artikel.
  4. Mengapa penghindaran plagiarisme penting dalam penulisan ilmiah?
    = Menjaga integritas akademik, menghormati hak cipta, menghindari sanksi akademik, serta menunjukkan kemampuan berpikir kritis sendiri.
  5. Bagaimana format penulisan daftar pustaka untuk sumber daring?
    = Nama Penulis. (Tahun). Judul artikel. Nama Situs/Platform. URL (contoh APA)

 

      PERTANYAAN REFLEKTIF

  1. Ceritakan pengalaman Anda menggunakan sumber tidak valid dan dampaknya.
    = Saya pernah menggunakan sebuah blog pribadi sebagai rujukan untuk tugas kuliah karena isinya terlihat meyakinkan. Namun, ketika dosen memeriksa, beliau menegaskan bahwa sumber tersebut tidak memiliki dasar penelitian dan tidak kredibel. Dampaknya, argumen saya dianggap lemah dan nilai tugas menurun. Dari pengalaman itu saya belajar bahwa sumber harus berasal dari jurnal atau publikasi akademik agar dapat dipertanggungjawabkan.

  2. Bagaimana Anda membedakan jurnal ilmiah terpercaya dan jurnal predator?
    = Jurnal ilmiah terpercaya biasanya memiliki proses peer-review, diterbitkan oleh penerbit bereputasi, serta terindeks di database besar seperti Scopus atau Web of Science. Sementara itu, jurnal predator sering kali meminta biaya publikasi tinggi tanpa proses review yang jelas, memiliki situs web yang tidak profesional, dan artikel yang diterbitkan tidak konsisten kualitasnya.

  3. Apa kesulitan terbesar dalam menulis daftar pustaka? Bagaimana mengatasinya?
    = Kesulitan terbesar saya adalah menjaga konsistensi format (misalnya APA atau MLA) karena setiap detail seperti tanda baca, urutan nama, dan tahun harus tepat. Untuk mengatasinya, saya mulai menggunakan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley atau Zotero yang bisa menghasilkan daftar pustaka otomatis sesuai gaya penulisan yang dipilih.

  4. Apakah Anda pernah menggunakan Mendeley/Zotero? Jelaskan pengalamannya.
    = Saya pernah menggunakan Mendeley untuk menyusun referensi skripsi. Aplikasi ini sangat membantu karena saya bisa menyimpan artikel langsung dari internet, memberi catatan, dan membuat daftar pustaka otomatis. Dengan sekali klik, daftar pustaka tersusun rapi sesuai format APA. Hal ini menghemat banyak waktu dibanding menulis manual.

  5. Perbaikan apa yang akan Anda lakukan dalam menulis kutipan ke depan?
    = Ke depan, saya akan lebih disiplin mencatat sumber sejak awal membaca, bukan menunggu sampai menulis selesai. Saya juga akan konsisten menggunakan satu gaya penulisan (misalnya APA) agar tidak tercampur. Selain itu, saya akan memanfaatkan Zotero/Mendeley secara maksimal untuk memastikan kutipan dan daftar pustaka tertulis dengan benar dan etis.

No comments:

Post a Comment

A10_Khaylla Alicia Putri_Tugas Mandiri 13

Ringkasan 10 Poin Penting Artikel Ilmiah Populer Artikel ilmiah populer berfungsi sebagai jembatan antara pengetahuan akademik dan publik...